Unik! Kakek Ini Selamatkan Jutaan Bayi di Australia Hanya Dengan Donor Darah

0
83
Unik! Kakek Ini Selamatkan Jutaan Bayi di Australia Hanya Dengan Donor Darah
Unik! Kakek Ini Selamatkan Jutaan Bayi di Australia Hanya Dengan Donor Darah

Indolah.comUnik! Kakek Ini Selamatkan Jutaan Bayi di Australia Hanya Dengan Donor Darah. James Harrison, kakek berumur 81 tahun, tiap-tiap minggu mendonorkan darahnya sepanjang 60 tahun serta akhirnya, lebih dari 2,4 juta bayi di Australia sukses diselamatkan nyawanya. Namun, Jumat ini ia mesti pensiun jadi pendonor darah.

Harrison bukanlah pendonor darah umum. Darahnya unik karna bisa menyelamatkan bayi-bayi yang lahir dari ibu yang mempunyai problem dengan rhesusnya.

Menurut Service Darah Palang Merah Australia, darah Harrison unik karna mempunyai antibodi yang bisa dipakai untuk hasilkan ANTI-D yang begitu bermanfaat untuk wanita hamil dengan mempunyai rhesus negatif (RhD Negatif) didalam darahnya. Hingga bayi yang mempunyai rhesus positif yang di turunkan dari garis bapak juga akan terancam nyawanya.

Hingga untuk menyelamatkan janin dari ibu yang peka rhesus positif (RhD Positif), diperlukan antibodi yang dapat membuat perlindungan bayi dari serangan antibodi yang dibuat dari darah sang ibu dengan RhD negatif, atau janin alami rusaknya otak. Yang paling fatal, janin tewas.

Harrison sudah jadi penyelamat untuk juta-an janin karna antibodi didalam darahnya yang dialirkan ke ibu hamil sudah membuat perlindungan janin dari kematian atau cacat.

“Tiap-tiap kantong darah bernilai, namun darah James terutama mengagumkan. Darahnya sudah jadi obat penyelamat nyawa, diberi pada ibu yang darahnya memiliki resiko menyerang janin mereka. Tiap-tiap Anti-D yang sudah di buat di Australia datang dari darah James,” kata Jemma Falkenmire, dari Service Darah Palang Merah Australia.

Baik Harrison ataupun dokter tidak ketahui bagaimana hingga darah Harrison mempunyai antibodi yang langka diketemukan di Australia. Jadi catatan, menurut Falkenmire, Australia adalah satu diantara sedikit negara yang pertama kalinya temukan darah memiliki kandungan antibodi seperti yang dipunyai Harrison. Ini dipandang jadi revolusi dalam dunia kesehatan.

Baca Juga : Keren! VW Kodok Ini Disulap Jadi Limosin

Harrison sendiri tidak ketahui histori antibodi didalam badannya dengan tentu. Menurut Service Darah Palang Merah Australia, Harrison pada umur 14 tahun melakukan bedah jantung. Nyawanya diselamatkan oleh darah yang didonasikan ke badannya waktu operasi bedah jantung.

Sesudah pulih, Harrison bernazar juga akan jadi pendonor darah.

Satu tahun lebih lalu, beberapa dokter temukan darah Harrison memiliki kandungan antibodi yang bisa dipakai untuk hasilkan vaksin Anti-D.

Mulai sejak itu ia jadi pendonor plasma darah untuk membantu sebanyak-banyaknya manusia yang memerlukan. Bahkan juga ia mendonasikan vaksin Anti-D pada anak perempuannya.

“Akhirnya, cucu kedua saya lahir sehat. Serta hal semacam ini buat anda terasa diri anda baik karna menyelamatkan orang, serta anda menyelamatkan semakin banyak orang sekali lagi serta itu hebat,” kata Harrison.

Harrison jadi satu diantara tidak lebih dari 50 warga Australia yang di ketahui darahnya memiliki kandungan antibodi.

Atas kemurahan hatinya, Harrison sudah mencapai beberapa penghargaan. Satu penghargaan yang paling bergengsi di Australia dihadiahkan padanya, Medal of the Order of Australia.

Berita sedihnya, Harrison sangat terpaksa pensiun jadi pendonor antibodi untuk selama-lamanya. Sesuai sama ketentuan di Australia, batas tiap-tiap orang mendonorkan darahnya yaitu waktu orang itu berumur 81 tahun.

Falkenmire mengharapkan temukan beberapa orang yang ingin sharing mendonorkan darahnya yang memiliki kandungan antibodi seperti yang dikerjakan Harrison. ” Kami cuma bisa mengharapkan disana juga akan ada orang yang cukup bermurah hati serta lakukan seperti yang dia kerjakan, tanpa ada pamrih, ” katanya.

(Visited 33 times, 1 visits today)