Video Mesum Dua Sejoli Pelajar di Kabupaten Madiun Viral

0
728
Video Mesum Dua Sejoli Pelajar di Kabupaten Madiun Viral
Video Mesum Dua Sejoli Pelajar di Kabupaten Madiun Viral

Indolah.com – Video Mesum Dua Sejoli Pelajar di Kabupaten Madiun Viral, Sebuah video mesum pasangan muda mudi tersebar di WhatsApp. Ironisnya, video berdurasi 6 menit 51 detik itu diduga dilakukan pasangan pelajar SMA Negeri serta SMK di Caruban. Video itu tersebar di kalangan para pelajar di Kota Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.

Dalam video itu terlihat seorang pria serta wanita muda tengah lakukan hubungan suami istri dalam kondisi telanjang bulat. Kedua-duanya pun tampak melakukannya dalam satu kamar, lengkap dengan penampakan kipas angin serta gantungan pakaian di tembok.

Kepala Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Agus Prasetya menjelaskan, wanita yang ada pada video itu ialah warganya.

“Iya benar memang itu yang wanita warga saya,” pungkasnya untuk wartawan.

Agus menambahkan, warganya itu masih duduk di bangku SMA. Bagaimana dengan pelaku pria? “Pelaku prianya itu warga desa sebelah,” sambungnya.

Menurut Agus, kedua-duanya memang merajut jalinan asmara waktu video itu dibuat. Video mesum tersebut telah tersebar dalam 2 bulan terakhir. Rupanya, dibalik video itu orangtua si pelaku wanita tidak terima dengan apakah yang terjadi pada putrinya. Karena, putrinya dipandang jadi korban pencabulan.

Baca Juga : Bebasnya Ahok Jadi Sorotan Media Internasional

Untuk mengakhiri permasalahan ini, awalannya orangtua kedua pihak setuju berjumpa dalam forum perantaraan. Mediasi diselenggarakan pada awal bulan Desember kemarin. Akan tetapi tidak ada kata mufakat dalam mediasi itu.

“Sudah semenjak usai mediasi bulan Desember lalu itu sebab tidak ada mufakat melapor polisi. Jadi kita berikan seutuhnya ke berwajib yang menyelesaikan. Pihak pria akan menikahi serta tanggung jawab, tetapi kelihatannya keluarga wanita keberatan serta lapor polisi,” katanya.

Sebab usaha mediasi dipandang tidak berhasil, Agus mengakui tidak kembali mengikuti keluarga si wanita. “Semenjak mediasi tidak berhasil, saya terlepas serta didampingi oleh familinya,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro membenarkan terdapatnya laporan ini. Masalah ini juga masih juga dalam proses penyelidikan. “Kami masih tetap cek kebenarannya, proses penyelidikan,” katanya waktu dihubungi.

Sedang kedua pelaku disebut telah pindah sekolah, entahlah berkaitan masalah ini ataukah tidak. Lalu bagaimana kelanjutannya?

(Visited 1,651 times, 1 visits today)