Wali Kota Tegal Siti Masitha Diciduk KPK Usai Pimpin Rapat

0
531
Wali Kota Tegal Siti Masitha Diciduk KPK Usai Pimpin Rapat
Wali Kota Tegal Siti Masitha Diciduk KPK Usai Pimpin Rapat

Indolah.com – Wali Kota Tegal Siti Masitha Diciduk KPK Usai Pimpin Rapat, Mantan Putri Ayu tahun 1988, Siti Masitha Soeparno yang saat ini menjabat Wali Kota tegal ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Siti Masitha yang lebih akrab dipanggil Bunda Sitha diduga menerima suap terkait proyek alat kesehatan.

Wali Kota Tegal Siti Masitha Diciduk KPK Usai Pimpin Rapat

Bunda Sitha yang dilantik pada 23 Maret 2014 langsung ditangkap KPK usai memimpin rapat pada Selasa (29/8/2017) pukul 17.20 WIB.

Baca Juga : Arab Saudi Akhirnya Mencairkan Santunan Korban Crane 2015

Usai mengikuti rapat evaluasi capaian kerja triwulanan dengan sejumlah organisasi Perangkat daerah (OPD), Bunda Sitha ditangkap oleh tiga petugas KPK dan membawanya dengan mobil petugas.

Sebelum Bunda Sitha ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), KPK telah terlebih dahulu menyengel kantor RSUD Kardinah. Penagkapan Bunda diduga kuat terkait pembangunan fisik Ruang ICU RSUD Kardinah.

Salah satu anggota Satpol PP Kota Tegal membenarkan, bahwa Wali kota Tegal Siti Masitha Soeparno telah ditangkap KPK dalam OTT.

Baca Juga : Australia Tawarkan Bantuan Perangi ISIS di Filipina Selatan

“Saat Ibu Wali Kota ada acara, saya lihat ada beberapa orang yang mau masuk tapi dihalangi oleh Satpol. Tapi tidak lama setelah itu, Ibu Wali Kota keluar dan diikuti mereka hingga masuk ke dalam ruang kerja. Setelah itu keluar dan masuk mobil dan pergi. Mereka keluar Balai Kota persis saat adzan maghrib,” ujar Mufid.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (29/8). Mengatakan bahwa dalam OTT tersebut KPK telah mengamankan ratusan juta, namun secara pastinya Febri tak menyebutnya.

“Ada sejumlah uang juga yang kita amankan di sana, informasi yang kita terima ada ratusan juta dalam OTT tersebut,” ujar Febri.

Di lain tempat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat informasi bahwa nilai suap sekitar 300 juta.

“Rp 300-an (juta) atau berapa tadi, juta,” kata Ganjar ditemui terpisah.

Baca Juga : Kaesang Kembali Buat Vlog Ungkap Alasanya Berhenti Ngevlog

Tak hanya OTT di Tegal, KPK juga melakukan OTT di Jakarta dan Balikpapan, namun belum ada informasi siapa saja yang terjaring dalam operasi OTT.

“OTT ini dilakukan dalam satu rangkaian di tiga kota. Jadi ada OTT yang dilakukan di Jateng, daerahnya sekitar Tegal, ada di Balikpapan, dan di Jakarta,” kata Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

KPK menjelaskan bahwa ada lebih dari 5 orang yang telah terjaring dalam operasi OTT termasuk Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno.

“Kami mengamankan sejumlah orang, lebih dari lima orang yang kita amankan,” kata Febri.

(Visited 68 times, 1 visits today)